Senyumannya menyebabkan jantung terhenti sesaat

Panahan matanya ,aku kelu untuk berbicara

Tubuh mengeletar bukan kerana takut, tapi gementar

Mulut terbuka tanpa sepatah kata

 

namanya indah, seindah wajah

suaranya merdu, menambat jiwa

 

luka di hati yang di biarkan berdarah

menunggu saat di mamah mentari

beku…

 

bakal pelangi, hujan atau mentariku?

atau hanya mimpi, buaian kamar

melekakan, mengasyikkan

peneman lena , menunggu bangkit?

 

wajahmu ku kenali

dikau hadir dalam mimpi

namamu pengukir senyuman

dibibir sang pujangga

engkaulah pelangi,

engkaulah hujan,

engkaulah mentari.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

On Key

Related Posts

Eyes on Me

Shin Nihon, Desa Sri Hartamas

Kali ini nak berkongsi tentang sebuah kedai yang dah lama teringin nak pergi cuma tak bekesempatan sehinggalah baru-baru ini. Kebetulan pula, belum sempat untuk meraikan

Read More »
Eyes on Me

Alila Bangsar, Kuala Lumpur.

Hello dan apa khabar semua? Harap semua pembaca dalam keadaan sihat dan sejahtera. Kali ini aku ingin berkongsi tentang Alila Bangsar, Kuala Lumpur. Aku berkesempatan

Read More »